Rabu, 28 Maret 2012

Tanah Abang

Kompleks Pasar Tanah Abang merupakan salah satu objek sejarah di Ibukota. Mengutip buku 250 Tahun Pasar Tanah Abang yang diterbitkan PD Pasar Jaya pada 1982, Tanah Abang tidak terlepas dari sejarah Kota Jakarta. Memang sampai saat ini belum diketahui secara pasti asal nama Tanah Abang, karena belum ada sumber sejarah tertulis mengenai penemuan nama tersebut. Nama Tanah Abang mulai disebut-sebut pada pertengahan abad ke-17, sehingga banyak orang memperkirakan nama itu berasal dari tentara Mataram yang menyerang VOC pada 1628.

Tentara Mataram, seperti dituliskan dalam sejarah, tidak hanya melancarkan serangan dari arah lautan, namun juga mengepung kota dari arah selatan. Tentara Mataram menggunakan Tanah Abang sebagai pangkalan karena konturnya yang berbukit-bukit dengan genangan rawa-rawa di sekitarnya, yang mengalir ke Kali Krukut. Kawasan itu bertanah merah, atau abang dalam bahasa Jawa. Diperkirakan dari sana nama itu muncul.
Kawasan itu juga dikenal sebagai kawasan perdagangan ketika itu. Tingginya aktivitas ekonomi di kawasan itu mendorong Justinus Vinck, seorang pengusaha sukses, mulai membangun Pasar Tanah Abang dan Pasar Weltevreden, yang kemudian dikenal dengan Pasar Senen pada 1735. Bangunan awal Pasar Tanah Abang sangat sederhana, bilik-bilik dibuat dari bambu. Seiring perkembangan zaman, perbaikan dan peremajaan terus dilakukan. Peremajaan terakhir dilakukan pada 1975.


Setelah terjadi kebakaran pada tahun 2003, hampir seluruh kios-kios di pasar Tanah-abang hangus terbakar. Sisa bangunan yang masih berdiri tinggal Blok B, C dan D, sedangkan blok A sudah tidak layak pakai lagi langsung dirobohkan. Kemudian setahun kemudian menyusul Blok B, C, dan D yang pondasinya juga sudah tidak kuat lagi juga di robohkan. Ditempat inilah mulai didirikan Blok A yang selesai pada tahun 2005, dan Blok B yang selesai akhir tahun ini 2010. Pasar Blok A dan B ini sudah merupakan pasar modern yang menyerupai mal mal lain, full AC, parkir luas dan gedung bertingkat tinggi  dengan mengedepankan faktor kenyamanan dan keamanan.

Hasil wawancara:

Debbie: selamat siang pak saya mahasiswi dari Universitas Gunadarma, ingin meminta sedikit waktu untuk wawancara pak, boleh?
Pedagang: iya silahkan
Debbie: boleh tau pak nama bapak siapa?
Pedagang: nama saya  bapak wawan.
Debbie: disini bapak penjual atau pembeli? Kalau penjual, bapak menjual apa?
Pedagang: saya penjual. Saya menjual baju grosiran.
Debbie: sudah berapa lama bapak berjualan disini?
Pedagang: kira kira sudah 13 tahunan lebih.
Debbie: apa rumah bapak dekat sini?
Pedagang: iya dekat, kira kira 20 menit kalau jalan kaki.
Debbie: baik pak terimakasih atas waktu nya, selamat siang
Pedagang: iya siang

Senin, 28 November 2011

Kota Lama Semarang

Kota semarang yang akhir akhir ini di kenal sebagai kota lumpia mempunyai segudang cerita. Bahkan kota yang zaman dulu di kenal orang dengan sebutan Venesia from the East ini mempunyai gedung gedung yang sangat indah. Seperti kata pepatah bahwa kota yang sudah tua seperti salad yang berisikan sayur sayuran dan sedap sedapan Belanda Perancis dan Portugis. Begitu juga dengan arsitektur gedung gedung di kota ini yang mempunyai makna dan cerita tersendiri, aksen nya pun tidak luput dari indah nya gedung tua  seperti di eropa. Kota lama semarang seperti kota yang lahir dari benua Eropa yang berada di wilayah Timur dan berpenghuni orang berkulit sawo matang.Salah satu gedung yang terkenal yaitu gedung Gereja Belenduk, Gedung Lawang Sewu, Gedung Jiwa Seraya, dan Pasar Johar.
Gedung Gereja Belenduk bercirikan dengan kubah di atas nya. Gereja ini masih dalam keadaan orisinil. mulai dari pintu jendela hingga engsel dari pintu pintu tersebut.kursi yang berjumlah hingga 450 buah ini juga masih dalam keadaan baik, tangga dan balkon nya pun masih kuat dan kokoh walau umur dari Gereja tersebut sudah tidak muda lagi.










Lawang Sewu memiliki keunikan tersendiri, mulai dari gedung nya yang besar dan membentuk huruf L dan berporos di tengah sebagai pintu utama. Selain gedung nya yang besar Lawang Sewu juga memiliki pintu, tangga dan jendela yang tidak terhitung jumlah nya. Ini enjadi salah satu daya tarik ke eksotisan dari Gedung Lawang Sewu ini yang di bangun pada tahun 1908.











 Itulah setidak nya Gedung Gedung indah yang berada di Kota Semarang. Perlu kita sadari bahwa ini adalah kebudayaan kita yang perlu pula kita jaga dan lestarikan. Agar peminat dan antusias warga manacanegara tinggi untuk melihat harta berharga kita ini.
http://cai.elearning.gunadarma.ac.id/webbasedmedia/video.php?file_video=semarang.flv

Kekerasan Pacaran

        Melati adalah seorang mahasiswi semester 5 di salah satu perguruan tinggi di jakarta, pekerjaan dia tidak hanya sebagai seorang mahasiswi tetapi ia juga bekerja di salah satu training center dan mengikuti berbagai macam les. Melati mempunyai alasan mengapa ia mempunyai banyak kegiatan seperti itu. Ia merasa kesepian karena kedua orang tua nya dan kakak nya sibuk dengan pekerjaan masing masing. Dia bekerja bukan karena untuk mencari tambahan uang jajan, tetapi karena ia bosan dengan kesendirian nya. Melati sangat senang saat ia telah mempunyai pacar bernama Jaka. Ia di kenal kan oleh sahabatnya bernama Rena yang tidak lain tidak bukan adalah adik dari Jaka. Awalnya Melati merasa Jaka sangat sayang terhadap nya, mereka berdua telah menjalin hubungan selama dua tahun. Tetapi semua salah, Jaka sering melakukan hal yang tidak wajar terhadap Melati. Jaka sering membentak sampai menampar. Jaka melakukan hal keji seperti itu ketika Melati tidak melakukan keinginan nya. Seperti suatu kali Jaka pernah mengajak Melati pergi ke Mall, tetapi Melati tidak mau karena ia lebih memilih untuk bekerja. Saat itu pula Jaka membentak Melati dan mengancam nya. Kejadian seperti itu juga pernah terjadi ketika Melati mengantarkan makanan untuk Jaka, saat itu Jaka menawarkan makanan tersebut untuk dimakan bersama, tetapi Melati menolak dengan alasan ia masih kenyang. saat itu pula Jaka kembali membentak dan sampai menampar Melati.
        Selain Jaka sering membentak sampai menampar Melati, Jaka juga sering melakukan kekerasan ekonomi terhadap Melati.  Setiap mereka berdua jalan untuk makan di Mall atau kantin kampus, Melati lah yang sering mengeluarkan uang. Kejadian ini yang membuat Melati semakin sakit hati nya.
      Menurut saya, kasus ini memang sudah banyak terjadi di kalangan remaja. Video ini harus dijadikan pelajaran sehingga tidak ada Melati Melati selanjut nya. Keluarga pun harus menjadi peran yang sangat penting terhadap anak remaja agar mereka terbuka dan dapat terhindar dari kejadian seperti ini.






http://cai.elearning.gunadarma.ac.id/webbasedmedia/video.php?file_video=kekerasan-pacaran.flv

Jumat, 11 November 2011

contoh masalah sosial sebagai akibat dari penyimpangan aktivasi diri

Di era serba canggih, modern dan kaya akan kebebasan ini tidak aneh lagi jika setiap aktivasi diri seseorang terdapat penyimpangan di dalam nya. Salah satunya adalah penyimpangan penyimpangan yang dapat menyebabkan masalah sosial. Yaitu masalah yang merugikan banyak orang. Misalnya, ketika seseorang memiliki sifat pilih kasih terhadap orang orang sekitarnya. Atau seseorang  sering mengadu domba dengan teman yang satu dan yang lain nya. Sifat atau pengalaman seseorang ini dapat mengusik kenyamanan orang lain tidak hanya satu orang tapi banyak orang. Ini yang di sebut dengan menimbulkan masalah sosial, masalah yang merugikan orang banyak.

contoh fungsi keluarga yang paling mempengaruhi kehidupan kita

Keluarga adalah guru dan sekaligus objek yang paling besar mempengaruhi kehidupan kita. Mengapa? Karena keluarga adalah orang orang yang sangat dekat dengan diri kita. Mulai dari Ayah, Ibu, Kakak dan Adik kita dapat memberi pengaruh besar terhadap diri kita. Menurut Effendi (1998)  keluarga itu sendiri memiliki 2 fungsi yaitu fungsi biologis dan fungsi psikologis. Fungsi biologis diantara nya adalah sebagai penerus keturunan, memelihara dan membesarkan anak, memenuhi kebutuhan gizi keluarga, dan memelihara serta merawat anggota keluarga. Sedangkan fungsi psikologis adalah memberikan kasih sayang dan rasa aman, serta memberikan perhatian sesama anggota keluarga. Dari fungsi fungsi keluarga yang telah di sebutkan di atas, mungkin fungsi psikologis lah yang sangat berpengaruh dalam kehidupan kita. Memberikan kasih sayang dan rasa aman sangat penting dalam membina keluarga. Anak yang mendapatkan kasih sayang yang penuh akan memiliki perbedaan dengan anak yang kurang mendapatkan rasa kasih sayang. Ini yang dimaksud sangat berpengaruh dalam kehidupan kita, karena semakin baik keluarga tersebut, maka akan semakin baik pula sifat anggota dari keluarga tersebut.

Senin, 24 Oktober 2011

aktualisasi diri

Saya Debbie Rukmanasari lahir 18 tahun yang lalu tepat nya pada tanggal 18 April 1993. Dalam kehidupan saya tidak lepas dari peran penting dari kedua orang tua saya dan kakak laki laki saya. Saya tumbuh besar layak seperti anak anak kecil pada umum nya. Merasakan kasih sayang yang cukup, merasakan pendidikan yang pas, dan sekaligus mendapatkan teman. Pengalaman yang tak ter lupakan mungkin dimulai ketika saya duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. Banyak hal yang baru saya rasakan dan belum tentu anak seumuran saya merasakan hal tersebut. Seperti contoh nya, sering melakukan survival, mengikuti lomba antar provinsi, dan lain sebagainya. Lain hal nya lagi ketika saya duduk di Sekolah Menengah atas, saya merasa hidup saya untuk organisasi dan sekolah. Semua acara yang berkaitan dengan sekolah, saya dan rekan rekan saya yang mengkordinir sungguh pengalaman yang tak terlupakan.
hingga sekarang saya dapat mengecap rasa nya duduk di bangku perkuliahan, itu semua karena pengalaman saya yang belum tentu orang pernah rasakan.